Al-Qur’an dan Filosofi Pernikahan dalam Islam

Telaah Fenomena Childfree Marriage

Authors

  • Abdul Aziz STIT Daarul Fatah Tangerang

Keywords:

Al-Qur’an, Filosofi, Pernikahan, Islam, Childfree Marriage

Abstract

Islam is a religion that provides guidance for its people in the form of laws derived from the Qur'an and Sunnah, so that with these two sources of law Muslims can practice their religious teachings, both in terms of worship, muamalah, shari'ah and so on and achieve good in this world and the hereafter.This paper aims to explain the concept of marriage and the purpose of fostering a family in Islam.The research method used is a qualitative research method with a library study approach and an approach to interpretation of Qur'anic verses using maudhu'i interpretation.Marriage is a bond according to the rules of shari'ah that govern the relationship between men and women permanently and continuously.A relationship that is built on the full voluntary basis of both, in accordance with the laws detailed in the Shari'ah.Among the purposes of building a family in Islamic shari'ah is to preserve human existence as the psalmist of the earth and relay of generations. Keywords: Qur'an; Philosophy; Marriage; Islam; Childfree Marriage. ABSTRAK Islam merupakan agama yang memberikan tuntunan hidup bagi umatnya berupa hukum yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Sunnah, sehingga dengan dua sumber hukum ini umat Islam dapat menjalankan ajaran agamanya, baik dari sisi ibadah, muamalah, syari’ah dan sebagainya serta meraih kemaslahatan di dunia dan akhirat. Tulisan ini bertujuan menjelaskan konsep pernikahan dan tujuan membina keluarga dalam Islam. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan pendekatan penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan tafsir maudhu’i. Pernikahan merupakan ikatan sesuai aturan syari’ah yang mengatur hubungan antara laki-laki dan perempuan secara permanen dan terus menerus. Hubungan yang terbangun atas dasar sukarela secara penuh dari keduanya, sesuai dengan hukum-hukum yang terperinci secara syari’at. Di antara tujuan dari membina keluarga dalam syari’at Islam adalah untuk menjaga eksistensi manusia sebagai pemakmur bumi dan estafet generasi. Kata Kunci: Al-Qur’an; Filosofi; Pernikahan; Islam; Childfree Marriage.

References

Abdillah, Ravi Hamdun. Filosofi Pernikahan dalam Ajaran Islam. https://kopyah.id/filosofi-pernikahan-dalam-ajaran-islam/

Abu Daud, Sulaiman bin al-Asy’ats. Shahîh Abû Dâud, dishahihkan oleh Syeikh Al Bânî, bab Adab Zafaf, No. 2050. hal. 132

Al-Bukhâri, Muhammad bin Ismail. Fathul Bârî. Kitab Nikah, bab. Anjuran untuk menikah. no. hadits 4675.

Al-Farisi, Salman. Tren Childfree dalam Perspektif Islam. https://kumparan.com/salmanfrs087/tren-childfree-dalam-perspektif-islam-1wN30sDs6V1

Aryeni, Dhea Nila. Keharmonisan Keluarga Tanpa Sang Buah Hati (Studi Fenomenologi Pasangan Suami-Istri Dalam Keluarga Kontemporer Di KotaBandung). Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia. 2020.

Damayanti, Imas. Memutuskan childfree, bolehkah dalam Islam?, Republika, 2021.

Doyle, Joanne, et al. “A Phenomenological Exploration of the Childfree Choice in a Sample of Australian Women.” Journal Of health Psychology. https://doi.org/10.1177/1359105312444647

Fadilah, Lisvi Nailati. Apa Itu Childfree?. https://www.okemom.com/lisvi/o20k15m/apa- itu-childfree.

Faridah, Siti. Childfree: Fenomena Childfree dan Konstruksi Masyarakat Indonesia. https://heylawedu.id/blog/childfree-fenomena-childfree-dan-konstruksi- masyarakat-indonesia.

Hamdi, Asep Saepul. Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi dalam Penelitian. Yogyakarta : Deepublish, 2014.

Khatib, Suansar. “Konsep Maqâshid asy-Syarî’ah: Perbandingan antara Pemikiran al- Ghazâlî dan as-Syâtibi.” Jurnal Ilmiah Mizani, Vol. 5 no. 1 Tahun 2018. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/mizani/article/view/1436/0

Khitab, Hasan Sayyid Hamid. Maqâsidun Nikâh wa Atsarihâ Dirâsatan Fiqhiyyatan Muqâranatan. Madinah, 2009.

Lestari, Brina Dita, et al. “Proses Pencapaian Happiness Pada Pasangan Suami Dan Istri Yang Mengalami Involuntary Childless.” Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. Departemen Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. http://url.unair.ac.id/5e974d38.

Mustaqim, Abdul. Metode Penelitian Al-Quran dan Tafsir. Yogyakarta:Idea Press, 2019.

Musyafah, Aisyah Ayu. “Perkawinan Dalam Perspektif Filosofis Hukum Islam.” Jurnal crepido. Vol. 02 No. 02 Tahun 2020.

Neal, Jennifer Watling, et al. Prevalence and characteristics of Childfree adults in Michigan (USA). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252528

Patnani, Miwa. “Bahagia tanpa anak? Arti penting anak bagi involuntary childless.”

Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.

Sabiq, Sayyid. Fiqih Sunah Sayyid Sabiq (terjm), Asep Sobari, et al. Fiqh as-Sunnah.

Jakarta:Al-I’tishom Cahaya Umat, 2011.

Samad, Muhammad Yunus. “Hukum Pernikahan Dalam Islam.” Jurnal Istiqra'. Vol. 05 No. 01 Tahun 2017.

Siswanto, Eko. Konsep Tujuan Syari’ah (Maqasid Al-Syari’ah). Kementrian Agama RI Kantor Wilayah Provinsi Papua, 2018.

Thahir, Halil. Ijtihad Maqoshidi. Yogyakarta:Lkis Printing Cemerlang, 2015.

‘Uwaidah, Kamil Muhammad. Fiqih Wanita, diterjemahkan oleh M. Abdul Ghofar dari judul Al-Jâmi’ Fî Fiqhi An-Nisâ, Jakarta:Pustaka al-Kautsar, 2004.

Wibisana, Wahyu. “Pernikahan dalam Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta'lim Vol. 14 No.2 Tahun 2016.

https://news.detik.com/berita/d-5703302/5-faktor-penyebab-orang-tidak-mau-punya- anak-alias-childfree

Downloads

Published

2025-07-22

Issue

Section

Articles